
Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH Antusias Melebur, Membaur Mengikuti BIMBINGAN PEMANTAPAN KPM PKH DALAM RANGKA MEMBANGUN KEMANDIRIAN USAHA MENUJU GRADUASI MANDIRI SEJAHTERA di KECAMATAN NGLUWAR
Acara dilaksanakan Aula Pendopo Kec. Ngluwar.
Integritas SDM PDP Sosial PKH kolaborasi dg pilar-pilar sosial dan instansi terkait berinisiasi mengadakan acara tsb turut di undang Korwil Jateng 2, Dinsos PPKB. PPPA Kab. Magelang, Korkab, SPV PKH, FORKONPINCAM, PEMDES Wil. Kec Ngluwar, Narsum enterpreneur Kewirausahaan, 45 pengurus kelompok PKH dan 12 KPM PKH yg menyatakan Graduasi Mandiri.
Diadakan acara "TEMA BIMTAP KPM PKH DALAM RANGKA MEMBANGUN KEMANDIRIAN USAHA MENUJU GRADUASI MANDIRI SEJAHTERA" dg Narsum entrepreneur Kewirausahaan diharapkan bisa merubah mindset KPM unt bisa berani memulai usaha Industri Kecil Menengah sesuai dg potensi yang ada di wilayahnya agar tercipta Kelompok Usaha Bersama unt menambah penghasilan keluarga"Ujarnya"
Koordinator Kecamatan PKH Lulu Binugraheni "Mengatakan" selama mnjadi pelaksana PKH dari thn 2012 melakukan Observasi Potensi SDM dan SDA KPM di Wilayahnya yg sebagian besar berprofesi sbg buruh tani dg upah yg pas2an dan kesulitan unt bisa menumbuhkan jiwa kemandirian berwirausaha di KPM.
Alhamdulillah berkat Kerjasama semua pihak KPM PKH sdh menyatakan undur diri dr kepesertaan PKH melalui metode p2k2 yg selama ini kami lakukan sdh 32 KPM yg dg kesadarannya Graduasi Mandiri, tentunya terkait kebijakan Kemensos RI yg di instruksikan ke SDM PKH targetkan graduasi 8% setiap tahunya masih jauh dr progres diperlukan inovasi dlm intervensi KPM"Imbuhnya"
KUNTA HENDRADATA Selaku Camat Ngluwar sangat mengapresiasi inovasi kegiatan yg diselenggarakan Pendamping Sosial PKH krn hanya beberapa kec yg sdh melaksanakan kegiatan seperti ini, dan menyampaikan selamat kpd Pendamping Sosial PKH Kec. Ngluwar yg sdh mengadakan kegiatan membangun kemandirian usaha KPM PKH dlm upaya graduasi mandiri, semoga target yg diharapkan Pusat setiap thn 8 % KPM PKH menuju graduasi mandiri dapat tercapai dan peran Pemerintah Desa sangat diharapkan terkait pembenahan data BDT dalam rangka mempercepat sirkulasi penanggulangan Kemiskinan."Pungkasnya"
Turut hadir MADYORATRI selaku KORKAB perwakilan DINDOS PPKB. PPPA Kab Magelang yg memberikan apresiasi kegiatan ini. Saya mengucapkan trimakasih kpd Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan seluruh pihak yg telah mendukung program PKH di Kabupaten Magelang. Ungkapnya" Secara tidak langsung Simbolisasi penandatangan S. Pernyataan Graduasi Mandiri10 KPM yg di undang dlm kegiatan ini dapat memberikan support kpd SDM PKH khususnya KPM PKH tdk tergantung pada Bansos Pemerintah justru KPM diharapkan harus bisa mengelola keuangan seperti yg disampaikan PDP Sosial PKH di p2k2 agar bansos "Tepat guna dan Tepat Sasaran" oleh krn itu Capaian graduasi mandiri bisa terealisasi klw KPM dibekali dg Skill salah satunya adalah Kelompok Usaha Bersama (KUBE) PKH unt membangun Kemandirian KPM PKH. "Imbuhnya"
Harapan kami dg adanya acara ini KPM PKH yg sdh mampu dg kesadarannya unt mundur dr kepesertaan PKH jangan sampai ada visit PDP SOSIAL PKH dg pihak kepolisian terkait MOU Pusat dg KAPOLRI krn KPM PKH yg sdh mampu/masuk data desil 4 dan 4+ tdk mau keluar berarti sdh melakukan pelanggaran dan wajib dikenakan pasal.Pungkasny"
Membangun usaha/industri kecil menengah (IKM) diawali dg hal2 kecil yg mudah didapatkan dan perlukan kerjasama serta kekompakan Tim setelah itu coba dianalisa kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman dlm mnjalankan usahanya. Narsum Nunung Zudianto "Paparannya"
Dalam membangun wirausaha Untuk bisa sukses tdk ada ucapan "TIDAK PUNYA MODAL" krn modal bisa dicari yg terpenting punya kemauan, keuletan dan kalau punya ide/gagasan coba direalisasikan Action.Pungkasnya"
Adapun jumlah Penerima PKH 12 Orang tersebar di 7 Desa antara lain: Bligo 1 kpm, Blongkeng 4 KPM, Jamuskauman 1 KPM, Ngluwar 3 KPM, Karangtalun1 KPM, Pakunden 1 kpm, dan Somokaton 1 kpm. Sampai dengan saat ini di Kecamatan Ngluwar sudah 32 KPM yang menggundurkan diri dari kepesertaan PKH. Harapan Pemerintah angka tersebut agar terus berkurang karena hal ini merupakan salah satu indikator turunnya angka kemiskinan.