Kembali

Pemantauan Persiapan Pembelajaran Tatap Muka


Dampak Covid-19 tidak hanya berdampak terhadap kesehatan. Salah satu sektor yang terdampak adalah sektor pendidikan. Kegiatan belajar mengajar secara langsung dialihkan menjadi sekolah full online. Tentu saja dengan berbagai kendala dan hambatannya, terutamadi daerah yang sulit akses internet dan masyarakat dengan tingkat ekonomi bawah. Mempertimbangkan pentingnya pendidikan bagi generasi muda di Indonesia, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengumumkan untuk melaksanakan kegiatan tatap muka. Pemantauan Persiapan pelaksanaan pembelajaran tatap muka SD Somokaton 1 dan Pemantauan persiapan pembelajaran tatap muka di SD Negeri 2 Ngluwar dilaksanakan bersama lintas sektor terkait, yaitu satuan gugus tugas Covid-19 Kecamatan Ngluwar. Untuk persiapan pembelajaran tatap muka ini diperlukan koordinasi yang baik antara dinas pendidikan dan dinas kesehatan setempat untuk  mempersiapkan sekolah sehingga dapat menjadi tempat yang aman bagi peserta didik untuk melaksanakan kegiatan belajar dan mengajar.  Akses Vaksinasi Covid-19 perlu segera menjangkau seluruh tenaga pendidik untuk menjamin keamanan dari penularan Covid-19.  Selain itu, edukasi yang terus menerus penting dilakukan kepada pihak sekolah dan siswa untuk selalu melakukan protokol kesehatan setiap saat, seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir minimal 20 detik, menjaga jarak minimal 1 meter, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas.